herbal, al kindi, medis, kanker,dokter
                                  

PENGALAMAN PASIEN-PASIEN AL KINDI

1. IBU ELLIZER VIA SMS
dari 0817641xxxx ke 0819820221(AL KINDI)
Hari Selasa, 27 Juli 2010 Pukul 06.18 wib

Assalammualaikum, maaf, Elli mengganggu kesibukan Akhi. Alhamdulillah....alhamdulilah..alhamdulilah...Elli menyadari apa yang terjadi merupakan sunnatullah yang ditetapkan berdasarkan rahmat dan hikmahNYA. Trims, Akhi telah mnyadarkan Elli dari kesalahan, Elli akan belajar untuk perbaiki diri, insya Allah. Akhi, tolong bantu doakan ELli agar mampu dan kuat menjalani hidup ini. Maafkan Elli yang sudah banyak menyusahkan Akhi. Kalau tidak ada akhi, pada siapa Elli bicara yang mau mengerti masalah & memberi jalan keluar buat Elli. Elli belajar menerima apa yang terjadi dan yang akan terjadi dalam kehidupan Elli, Menerima ikhlas dan ridho. Insya Allah. Elli belajar menerima apa adanya orang tua Elli, saudara2 Elli, Itu semua yang Allah takdirkan. itulah keluarga Elli. Insya allah.


2. DARI IBU FESTA YUMPI - JEMBER  VIA EMAIL 
dari <festa165@yahoo.com> kepada <akhifaruq @yahoo.com>

Hari Rabu, 18 Agustus 2010 pukul 07.57 wib

Asswb. Akhi Faruq yang baik, dengan ini saya kirimkan hasil USG kadungan dari Pramita. Subahanallah, feeling Akhi tepat, kista saya tidak ada perubahan dari terapi reiki, ternyata ukurannya masih hampir sama dengan hasil USG dr Fahmi tgl 4 September 2008, kista yang bersekat-sekat, ukurannya sekitar 9.7 x 4.6 x 4.5 cm dan 3.74 x 4.2. Kemudian saya menjalani reiki, hampir 3 bln sekali saya USG. Hasilnya mengalami penurunan secara berkala, sampai tgl 28 April 2010 yaitu 2 x 2 cm (kanan) dan 3,4 x 2.7 cm.

Sampai tgl 28 April 2010 ini saya masih meyakini reiki yang berperan dalam penurunan ukuran kista. Akhi tahu nggak? Kenapa saya bisa bertahan sampai 1 tahun 9 bulan menghadapi nyeri?

  1. Pertama, saya meyakini hal itu sebagai bagian dari transfer energi dalam terapi, karenanya saya rela menerima nyeri tersebut, apalagi ketika saya sampaikan pada pak jon, dia bilang itu reaksi yang sangat baik, berarti power reiki masuk dan sedang bekerja. Pada saat ini saya belum dapat mengidentifikasi tanda-tanda aneh sebelum nyeri sebagaimana yang saya konsultasikan pada akhi.
  2. Kedua, sebagai perempuan yang aktif, sebenarnya 6 bulan setelah menjalani reiki, saya udah mulai terganggu, karena banyak agenda yang harus saya cancel oleh sebab nyeri tersebut. Dalam sehari saya harus menjalani 5 sampai 7 jam nyeri selama menstruasi (7 hari), jadi saya harus lapor pak jon kalau sedang menstruasi untuk menjalani reiki. Kadang saya menurun motivasi atau muncul kecemasan. Dalam keadaan seperti ini, saya harus pintar memberi makna pada nyeri itu sebagai blessing in disguise (hikmah dalam cobaan), saya harus membangun sebuah keyakinan hal ini adalah ujian dari Allah sebagaimana firmanNya di surat an kabut 1-3. Inilah yang harus saya perbaiki dari hasil konsultasi saya sama akhi, blessing in disguise nya harus dalam konteks kehendak Allah, bukan hasil definisi pribadi.
  3. Ketiga, saya menjaga komitmen saya untuk senantiasa berada di zona ikhlas dengan sabar, syukur dan tenang. Hal ini juga karena saya terkesan dengan firman Allah surat Al-Fajr 27-30. Saya selalu tersentuh pada cara Allah menyapa jiwa yang tenang.
  4. Keempat, bila nyeri hebat, saya sering tergantung pada Pak Jon dan minta diturunkan powernya, and it’s work. Pada bagian ini saya sudah mulai bertanya, harusnya saya kan bergantung pada Allah, kok saya jadi bergantung pada dia.
Begitulah cara saya bertahan dalam kenyerian yang berkepanjangan dan tidak ada kepastian. Sampai akhirnya petunjuk Allah datang dengan menunjukkan beberapa peristiwa aneh yang terjadi.

Sampai pada sebuah batas diluar kemampuan saya, lalu saya ceritakan pada keluarga dan setiap tahajut saya menangis sama Allah mohon ampun dan mohon menunjukkan pengobatan yang Allah ridhlo. Alhamdulilah Allah tunjukkan saat ini, sampai saya bertemu akhi di Al Kindi. Syukur saya pada Allah karena satu masalah sudah ada jalan keluarnya, yaitu terhindar dari keburukan kerja jin yang dapat menciptakan ilusi pada mata manusia, kista yang masih besar tapi di USG jadi tampak kecil…..he…he…, jadi selama ini saya tertipu.

Akhi, terimakasih ya, udah dorong-dorong saya untuk periksa ulang untuk mengetahui ukuran kista yang sebenarnya, memang cukup  alasan karena tidak ada penjelasan dari hasil yang saya tunjukkan. Tapi dibalik semuanya ini, insyaalah  ada petunjuk Allah karena ketulusan akhi dalam proses ini.

Akhi, semoga semua itu karena Allah mengasihi saya karena selama 8 bulan terakhir ini saya menjalani ketidakberdayaan yang dipelajari (learned helplessness), he….he…betapa naifnya saya selama ini. Alhamdulillah, Allah Al hakim berkenan untuk mengangkat saya dari keterpurukan ini.

Satu hal lagi, dalam proses penyembuhan, akhi lebih berorientasi memberdayakan pasien dengan cara meyakikan intervensi Allah, hal ini tampak dari cara akhi memotivasi pasien dengan mengajak berdoa disamping usaha-usaha sebagai ikhtiar. Jadi mengajak pasien bergantung pada Allah. Subahanallah, akhi sangat inspiring.

Oh ya, tentang air itu, saya mempercayai air munajat itu, karena saya pernah baca penelitiannya Mazaru Emoto tentang the power of water, bahwa air yang diberi kata-kata positif akan menbentuk kristal-kristal dan memberi manfaat antara lain sebagai penyembuhan (healing). Jadi cara akhi memadukan bukti-bukti ilmiah dan spiritual memang sangat dibutuhkan di era sekarang.

Terimakasih, saya akan menceritakan perkembangan saya dan semoga Allah senantiasa bersama kita dalam proses penyembuhan ini. Amin

Festa

herbal, al kindi, medis, kanker,dokter